Wajib Punya 7 Barang Ini Kalau Kamu Merawat Lansia di Rumah

Daftar Isi

1. Pencahayaan tambahan

2. Handrail tambahan

3. Kursi dengan dudukan lebih tinggi

4. Alat dorong pengangkut

5. Kursi mandi

6. Alat pemotong obat

7. Overbed Table

Jakarta, cache-lefilm Indonesia

—

Jika anggota keluarga di rumah sudah ada yang berusia di atas 60 tahun atau

lansia

, kenyamanan dan keamanan jadi dua hal yang tidak boleh ditawar. Ada sejumlah barang yang wajib kamu punya jika merawat lansia di

rumah

.

Seiring bertambahnya usia, kemampuan fisik lansia biasanya menurun sehingga aktivitas sederhana pun bisa terasa lebih berat. Oleh karena itu, penting menyiapkan sejumlah alat pendukung di rumah supaya lansia juga merasa tetap berdaya dan mandiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa barang ini mungkin terlihat remeh, tetapi dampaknya besar untuk keselamatan dan kemudahan aktivitas lansia. Berikut ini sejumlah barang yang sebaiknya ada kalau kamu sedang merawat lansia di rumah.

1. Pencahayaan tambahan

Pencahayaan yang baik sangat penting karena penglihatan lansia umumnya tidak setajam dulu. Mengutip laman

House Beautiful

, ruangan yang terlalu temaram bisa meningkatkan risiko tersandung atau jatuh.

Kamu bisa menambahkan lampu lantai, lampu meja, atau lampu dinding di area yang sering dilalui. Pencahayaan yang cukup akan membuat aktivitas malam hari jauh lebih aman.

2. Handrail tambahan

Tangga dan kamar mandi menjadi area yang paling sering menimbulkan risiko terpeleset. Menambahkan handrail sangat membantu lansia saat naik turun tangga atau beraktivitas di kamar mandi.

3. Kursi dengan dudukan lebih tinggi

Kursi yang terlalu rendah sering menyulitkan lansia saat duduk dan berdiri. Dudukan yang lebih tinggi akan membuat mereka lebih mudah bangun tanpa harus memberi tekanan berlebih pada lutut dan pinggul.

Jadi, pilih sofa atau kursi dengan tinggi sekitar 50 cm agar lebih nyaman digunakan. Sandaran tangan juga sebaiknya cukup kokoh untuk membantu lansia berdiri.

4. Alat dorong pengangkut

Bagi lansia yang masih suka beraktivitas di luar, misalnya berbelanja di pasar, bisa diberikan troli belanja, sehingga tak perlu kesulitan mengangkat barang.

Troli ini juga tak harus digunakan ketika sedang di luar, bisa juga digunakan untuk memindahkan barang di dalam rumah. Terutama barang-barang di dapur yang berat sering kali menyulitkan dan berisiko membuat punggung sakit saat dipindahkan.

5. Kursi mandi

Seperti disebutkan sebelumnya, kamar mandi menjadi salah satu area paling berbahaya bagi lansia karena lantainya licin. Kursi mandi memungkinkan mereka duduk saat membersihkan diri, sehingga lebih aman dan tidak cepat lelah.

Menurut

Verywell Health

, pilih kursi dengan kaki antiselip agar stabil di dalam kamar mandi. Barang ini sangat berguna terutama bagi lansia yang punya masalah keseimbangan.

6. Alat pemotong obat

Bagi sebagian lansia, menelan obat tablet besar bisa menjadi tantangan. Alat pemotong obat bisa bantu menghancurkan obat menjadi bentuk lebih kecil agar lebih mudah ditelan.

Obat juga bisa dihancurkan hingga menjadi serbuk, lalu dicampur dengan makanan lunak. Namun untuk cara yang satu ini, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau apoteker.

7. Overbed Table

Overbed table sangat praktis untuk lansia yang sering beristirahat di tempat tidur. Meja ini bisa digunakan untuk makan, membaca, menulis, atau meletakkan obat dan barang penting lainnya.

Karena biasanya memiliki roda dan tinggi yang bisa diatur, meja ini mudah disesuaikan dengan kebutuhan. Mau yang lebih sederhana, bisa juga menggunakan meja lipat yang hemat tempat.

Menyiapkan perlengkapan yang tepat merupakan langkah penting dalam merawat lansia di rumah. Berbagai benda di atas bukan hanya memudahkan aktivitas harian, tetapi juga membantu menjaga keselamatan, kenyamanan, dan kemandirian lansia.

(rti)

Baca lagi: Viral Video Ramalan Gempa M9 Guncang Indonesia, Ini Kata BMKG

Baca lagi: TelkomGroup Optimalkan Aset Properti untuk Jaga Kepentingan Perusahaan

Baca lagi: 2 Saksi Bantah Aliran Uang ke Yaqut, Beber soal Dugaan Arahan Fee

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: