
Daftar Isi
Jakarta, cache-lefilm Indonesia
—
Paparan
abu vulkanik
bisa mengenai
mata
. Dalam kasus tertentu, paparan abu bisa berujung pada pecah pembuluh darah kecil di bagian mata.
Hal tersebut dialami oleh perempuan asal Tanggamus, Lampung, Khatrin Suci Saraswati (30). Dalam sebuah unggahan di TikTok, ia bercerita tentang kondisi yang dialaminya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khatrin bercerita, keluhan pertama muncul saat ia mengucek bagian mata yang terasa kelilipan.
“Awalnya, dua hari lalu, saya kelilipan lalu dikucek. Paginya, mata sudah seperti di video,” ujar Khatrin kepada
detikcom
, Senin (7/8). Dalam video, hampir seluruh area putih bagian salah satu mata Khatrin tampak memerah pekat.
Khatrin kemudian memeriksakan diri di dokter. Hasil diagnosis menunjukkan, pembuluh darah kecil di matanya pecah yang diduga berkaitan dengan paparan abu vulkanik.
Mata yang terpapar abu vulkanik dapat mengalami abrasi atau luka pada kornea. Kondisi ini berisiko memicu infeksi dan mengganggu penglihatan.
Alih-alih menguceknya, bilas mata menggunakan air bersih yang mengalir. Jika mata tetap merah dan terasa sakit, masyarakat dianjurkan untuk meminta bantuan medis.
“Empat hari ke depan, jika [mata] tidak membaik, harus pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Khatrin.
Kini, warna merah di matanya sedikit memudar. Namun, bagian yang terdampak terlihat melebar.
“Hari kedua sudah agak pudar merahnya, tapi masih menyebar,” ujarnya.
Tak ada rasa sakit yang dialaminya. Namun, rasa perih muncul saat mata diberikan obat tetes.
Dari apa yang dialaminya, Khatrin mengingatkan masyarakat untuk tidak mengucek mata saat kelilipan. Utamanya, saat kondisi udara dipenuhi abu vulkanik.
Mengucek mata terlalu keras memang bisa memicu pecahnya pembuluh darah kecil di sekitar mata. Kondisi ini dikenal dengan istilah perdarahan subkonjungtiva.
Menukil laman American
Academy of Ophthalmology
(AAO), konjungtiva mata memiliki banyak pembuluh darah kecil yang dapat pecah. Perdarahan akan berupa bercak merah terang yang terlihat di bagian putih mata.
Meski terlihat menakutkan, namun perdarahan subkonjungtiva umumnya tidak berbahaya dan sering kali sembuh dengan sendirinya.
(asr)
Baca lagi: Cetak Rekor, Box Office Musim Panas 2026 Hollywood Tembus Rp83 T
Baca lagi: Sinopsis John Wick 4, Bioskop Trans TV 8 September 2026
Baca lagi: Pemimpin Pertama Hong Kong & Taipan Tung Chee Hwa Meningal Dunia




One Response
nona88 akses resmi terbaru dan terpercaya lewat sini