Kucing Suka Memijat ‘Babunya’, Tanda Sayang atau Bukan?

Daftar Isi

Jakarta, cache-lefilm Indonesia

Ada satu tingkah

kucing

yang hampir selalu membuat pemiliknya gemas, naik ke pangkuan, mencari posisi nyaman, lalu menekan-nekan kaki depannya secara bergantian.

Gerakan seperti menguleni adonan ini dikenal sebagai

kneading

. Beberapa kucing melakukannya di atas selimut, bantal, bahkan tubuh pemilik sambil mendengkur. Lantas, kenapa kucing melakukan gerakan tersebut?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berawal dari masa menyusu

Untuk memahami kebiasaan kucing dewasa, perlu melihat perilakunya saat masih menjadi anak kucing.

Saat menyusu, anak kucing secara naluriah menekan-nekan area sekitar puting induknya menggunakan kedua kaki depan. Gerakan ritmis tersebut membantu merangsang keluarnya susu.

Mengutip

Scientific American

, kneading sudah muncul sejak kitten dan memiliki kemiripan dengan gerakan kaki anak kucing saat menyusu.

Meski sudah tidak membutuhkan gerakan tersebut untuk menyusu, sebagian kucing tetap melakukannya ketika merasa nyaman atau berada di tempat yang dianggap aman.

Ulasan dalam

Journal of Veterinary Behavior

mengelompokkan kneading sebagai salah satu sinyal yang berasal dari komunikasi antara anak kucing dan induknya. Perilaku tersebut kemudian dapat terbawa dalam interaksi kucing dengan manusia.

Memijat tanda sayang?

Gerakan memijat bisa menjadi tanda bahwa kucing merasa aman dan nyaman, tetapi tidak bisa langsung diartikan sebagai bentuk kasih sayang.

Konteks tetap penting. Jika kneading dilakukan saat kucing terlihat santai, mendengkur, mendekat secara sukarela, atau kemudian tertidur di dekat pemilik, perilaku tersebut kemungkinan berkaitan dengan rasa nyaman.

Kneading

umumnya merupakan perilaku positif yang kerap muncul ketika kucing rileks.

Namun, tidak semua kucing menunjukkan kneading dengan cara yang sama. Ada yang hanya melakukannya di atas selimut, ada yang memilih pangkuan manusia, sementara yang lain mungkin hampir tidak pernah melakukannya.

Masih banyak aspek perilaku kucing rumahan yang belum memiliki penjelasan ilmiah tunggal. Jadi, kucing yang tidak pernah melakukan kneading bukan berarti tidak bahagia atau tidak dekat dengan pemiliknya.

(anm/asr)

Baca lagi: Pemprov DKI Pindahkan 614 PKL Kramat Jati, Gratis Enam Bulan Retribusi

Baca lagi: Studi Ungkap Ribuan Spesies Langka Dijual Ilegal di Facebook-TikTok

Baca lagi: Kala Kucing Lucu Jadi Kepala Stasiun di Jepang, Seketika Diburu Turis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: