Kucing Suka Buang Air Sembarangan? Atasi dengan 7 Cara Ini

Daftar Isi

1. Letakkan litter box di tempat yang tenang

2. Terapkan aturan jumlah kucing 1

3. Rajin bersihkan litter box

4. Pilih pasir yang nyaman

5. Jangan menghukum kucing

6. Bersihkan bekas buang air sampai benar-benar hilang

7. Cari tahu jika kebiasaannya tiba-tiba berubah

Jakarta, cache-lefilm Indonesia

—

Kesal karena

kucing

buang air sembarangan di

rumah

? Sofa, karpet, bahkan pakaian bisa tiba-tiba menjadi sasaran meski sudah menyediakan

litter box

.

Sebenarnya, kucing umumnya tidak perlu dilatih buang air seperti anjing. Kucing memiliki perilaku alami untuk mencari tempat tertentu dan mengubur kotorannya. Ketika kucing justru memilih buang air di luar

litter box

, ada hal yang mungkin membuatnya tidak nyaman.

Jenis pasir, ukuran dan kebersihan kotak, lokasi, hingga kondisi kesehatan dapat memengaruhi kebiasaan tersebut. Berikut tujuh cara yang bisa dicoba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Letakkan litter box di tempat yang tenang

Pertama, pastikan kucing bisa menemukan dan mencapai

litter box

dengan mudah. Hindari menaruhnya di tempat yang terlalu ramai, berisik, atau sulit dijangkau.

Mengutip study dari

Cornell University

, kucing juga perlu merasa aman ketika menggunakan kotaknya dan memiliki ruang untuk masuk serta keluar dengan mudah.

Jika ada beberapa kucing di rumah, jangan menempatkan semua

litter box

di satu tempat. Sebarkan di beberapa lokasi agar kucing tidak harus berebut atau berhadapan dengan kucing lain saat ingin buang air.

2. Terapkan aturan jumlah kucing + 1

Jumlah

litter box

juga penting. Satu kotak untuk setiap kucing, ditambah satu kotak ekstra. Jadi, jika memiliki dua kucing, idealnya tersedia tiga

litter box

.

Aturan tersebut memberi kucing pilihan tempat untuk buang air sekaligus mengurangi kemungkinan ia menghindari kotak karena harus berbagi dengan kucing lain.

3. Rajin bersihkan litter box

Kucing bisa enggan menggunakan

litter box

yang kotor. Karena itu, jangan menunggu sampai kotak penuh untuk membersihkannya. Sebaiknya juga kotoran diambil setiap hari.

Litter box

juga perlu dibersihkan menyeluruh secara berkala. Kotak yang bersih membuat tempat tersebut lebih nyaman bagi kucing dan membantu mencegahnya mencari lokasi lain untuk buang air.

4. Pilih pasir yang nyaman

Bisa jadi masalahnya bukan pada kotak, melainkan pasir yang digunakan. Banyak kucing cenderung menyukai pasir dengan tekstur lebih halus dan tanpa pewangi.

Jika kucing tiba-tiba berhenti menggunakan

litter box

, jenis pasir yang digunakan bisa menjadi salah satu hal pertama yang perlu diperiksa.

Setiap kucing bisa memiliki preferensi berbeda. Jadi, pasir yang cocok untuk satu kucing belum tentu disukai kucing lainnya.

5. Jangan menghukum kucing

Menemukan pipis di karpet memang menyebalkan. Meski begitu, memarahi atau menghukum kucing bukan cara yang dianjurkan. Hukuman dapat membuat kucing merasa takut dan stres.

Alih-alih menyelesaikan masalah, kondisi tersebut justru bisa membuat perilaku buang air sembarangan semakin sulit diatasi.

6. Bersihkan bekas buang air sampai benar-benar hilang

Kucing dapat kembali ke lokasi yang sama jika masih mencium bau dari urine atau kotorannya. Karena itu, area yang sudah digunakan untuk buang air perlu dibersihkan secara menyeluruh.

Jangan hanya menghilangkan noda yang terlihat, tetapi pastikan sisa bau juga tidak tertinggal. Hal ini penting terutama jika kucing berulang kali memilih tempat yang sama.

7. Cari tahu jika kebiasaannya tiba-tiba berubah

Kalau sebelumnya kucing selalu menggunakan

litter box

, tetapi tiba-tiba mulai buang air sembarangan, jangan langsung menganggapnya nakal. Masalah house-soiling juga dapat berkaitan dengan kondisi kesehatan, seperti gangguan saluran kemih, penyakit ginjal, diabetes, atau masalah pencernaan.

Stres, konflik dengan kucing lain, hingga ketidaknyamanan ketika menggunakan kotak juga bisa berperan. Jika perubahan perilaku berlangsung terus-menerus atau muncul secara tiba-tiba, sebaiknya kucing diperiksa oleh dokter hewan untuk mencari penyebabnya.

Mengajari kucing buang air di tempatnya bukan sekadar soal membuatnya patuh. Pemilik perlu memastikan tempat buang air memang nyaman, bersih, mudah dijangkau, dan sesuai dengan kebutuhannya.

Jika semua hal tersebut sudah diperhatikan tetapi kucing masih buang air sembarangan, jangan berhenti pada masalah perilaku. Bisa jadi ada masalah kesehatan atau stres yang perlu ditangani.

(anm/asr)

Baca lagi: Kata-kata Paus Leo soal Trump Blokir Akses CNN di Gedung Putih

Baca lagi: Daftar 15 Bank Tutup per September 2026

Baca lagi: Kasus Kim Soo-hyun terkait Hubungannya dengan Kim Sae-ron Berakhir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: