
Jakarta, cache-lefilm Indonesia
—
Karina
aespa
menceritakannya pengalaman menjalani
diet
ekstrem yang berhasil
menurunkan berat badannya
hingga 4 kilogram (kg) dalam sehari.
Pengalamannya itu disampaikan Karina saat menjadi bintang tamu di
variety show
JTBC ‘Please Take Care of My Refrigerator’.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kulkas milik Karina, yang diperlihatkan hari itu, penuh dengan bahan-bahan masak. Hal ini menuai kekaguman dari para koki.
“Saya tipe orang yang cepat naik berat badan, dan cepat menurunkannya,” ujar Karina, mengutip
Sports Chosun
.
“Saya sangat rentan terhadap fluktuasi berat badan. Jadi, saya pernah naik 4 kg dalam sehari dan juga turun 4 kg pada hari yang sama,” tambahnya.
Dari sana, Karina pun bercerita bagaimana cara dia menurunkan berat badan dalam waktu cepat. Jawabannya adalah olahraga hingga 6 jam.
“Saya menyalakan pemanas di ruang olahraga dan mengenakan
legging
, setelah olahraga,
hoodie
, dan jaket tebal. Saya berlari selama 5-6 jam sampai 100 lagu selesai,” ujar Karina.
Setibanya di rumah, ia kemudian mandi selama satu jam. Dari sana, berat badannya turun hingga 4 kg.
Sang pemandu acara, Ahn Jung-hwan, berkomentar soal metode yang dilakukan Karina. Menurutnya, metode itu mirip seperti yang dilakukan para atlet.
“Pada dasarnya, Anda mengeluarkan semua air melalui keringat,” ujar Jung-hwan.
Berkeringat tidak membantu turunkan kalori
Banyak orang berasumsi bahwa keringat membantu menurunkan berat badan. Namun, sebenarnya belum ada bukti yang mendukung anggapan tersebut.
Mengutip
Medical News Today
, berkeringat memang dapat menyebabkan penurunan berat badan secara sementara. Hal ini mirip seperti apa yang dialami Karina.
Keringat sendiri terdiri dari 99 persen air dan 1 persen sisanya terdiri dari karbohidrat, garam, protein, dan urea.
Saat berkeringat, seseorang akan kehilangan air melalui kulit. Hal ini dapat terlihat sebagai penurunan berat badan saat ditimbang.
Setelah seseorang mendapatkan asupan cairan dan terhidrasi kembali, biasanya berat badan akan kembali seperti semula.
Tak hanya itu, jumlah energi yang digunakan oleh kelenjar keringat juga sangat minimal. Artinya, berkeringat banyak saja tak akan menghasilkan pembakaran kalori yang signifikan.
Cara membakar kalori dan menurunkan BB dengan aman
Untuk menurunkan berat badan, seseorang perlu membakar lebih banyak kalori daripada yang dikonsumsi melalui makanan dan minuman.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyarankan untuk menargetkan penurunan berat badan sekitar 0,5 – 1 kg per minggu. Ini bisa dianggap sebagai penurunan berat badan yang aman dan sehat.
Berikut cara menurunkan berat badan yang aman dan sehat menurut CDC:
– mengidentifikasi hambatan penurunan berat badan dan cari cara mengatasinya;
– membuat rencana dan menetapkan tujuan jangka pendek yang realistis;
– konsumsi makanan bergizi dengan memperbanyak sumber nabati utuh yang diproses seminimal mungkin;
– beraktivitas fisik untuk pengeluaran energi;
– olahraga intensitas sedang per minggu setidaknya selama 150 menit;
– tidur setidaknya 7 jam setiap malam.
Banyak metode penurunan berat badan yang tersebar di tengah masyarakat. Namun, bakal lebih bijak jika Anda menetapkan konsep penurunan berat badan yang lebih berkelanjutan dan aman. Jadikan metode penurunan berat badan itu sebagai gaya hidup yang bisa dipraktikkan secara menerus.
(asr)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: 5 Fakta Kung Fu Soccer Film Baru Garapan Stephen Chow
Baca lagi: Sidang Hak Asuh Anak Ruben vs Sarwendah Lanjut 22 Juli
Baca lagi: FOTO: Flash Mob Para Penari di Pasar Baru



3 Responses
Wah, tulisannya ngebantu banget buat nambah insight baru. Barusan saya juga nemu https://kldp.org/comment/352350 yang ngulas materi kayak gini dengan detail yang nggak kalah oke.
Menarik banget pembahasannya, sukses nambah wawasan saya hari ini. Tadi pas browsing saya juga dapet info komprehensif yang mirip-mirip di https://kldp.org/comment/257893, lumayan buat pelengkap.
Wah, tulisannya daging semua nih. Makasih sharing-nya min! Btw kalau ada yang mau cari referensi tambahan, cek aja di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=290513 karena mirip-mirip pembahasannya.