
Daftar Isi
Alasan tirai jendela pesawat harus dibuka
1. Membantu kondisi darurat
2. Menjadi “mata” awak pesawat
3. Protokol penerbangan internasional
4. Mengurangi kecemasan penumpang
Jakarta, cache-lefilm Indonesia
—
Duduk di dekat jendela pesawat terasa menyenangkan karena dapat menikmati pemandangan langit sekaligus daratan.
Namun, bagi yang takut ketinggian biasanya memilih untuk menutup tirai jendela
pesawat
.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, pilot ataupun pramugari biasanya akan meminta supaya jendela dibuka saat pesawat akan lepas landas maupun mendarat.
Lantas, kenapa jendela pesawat harus dibuka saat lepas landas dan mendarat?
Alasan tirai jendela pesawat harus dibuka
Bagi sebagian orang yang tidak tahan dengan silaunya matahari, memilih menutup jendela pesawat adalah pilihan yang terbaik. Namun, jendela wajib dibuka saat lepas landas maupun mendarat, baik itu ketika penerbangan pagi ataupun malam hari.
Mungkin banyak yang bertanya, kenapa jendela pesawat harus dibuka saat lepas landas dan mendarat? Mengutip dari sejumlah sumber, ternyata ada alasan mengenai hal tersebut.
1. Membantu kondisi darurat
Mengutip
People
, tirai jendela yang terbuka selama lepas landas dan mendarat dapat membantu jika terjadi kondisi darurat.
“Tirai jendela tetap dibuka selama lepas landas dan mendarat, dua fase penerbangan yang paling kritis, untuk memastikan kesadaran situasional bagi penumpang dan awak pesawat,” ujar Rock Saddy, seorang pilot dan penghubung untuk Cirrus Aviation Services.
Dalam keadaan darurat meskipun jarang terjadi, Saddy menambahkan, cahaya alami dari luar pesawat membantu mata penumpang untuk menyesuaikan diri lebih cepat. Selain itu, memungkinkan pramugari dan petugas tanggap darurat seperti kebakaran, puing-puing atau air di luar pesawat.
2. Menjadi “mata” awak pesawat
Penumpang diharapkan menjadi mata pengganti dari awak kabin untuk melihat dari jendela bagaimana situasi di luar dan arah sayap pesawat. Hal tersebut dijelaskan oleh seorang pramugari di Reddit tentang jendela yang harus terbuka saat pesawat mendarat dan lepas landas.
“Jika terjadi kesalahan, penumpang bisa melihatnya dan memberi tahu awak kabin,” tulis pramugari itu, seperti dikutip dari
The Mirror.
Sebab, awak kabin tidak bisa memantau keadaan pesawat ketika lepas landas dan mendarat, karena mereka akan ikut duduk di kursi mereka di dekat dapur.
3. Protokol penerbangan internasional
Ditambahkan
Times of India
,
membiarkan tirai jendela terbuka saat lepas landas dan mendarat merupakan bagian dari protokol keselamatan penerbangan internasional yang diwajibkan atau sangat direkomendasikan oleh sejumlah otoritas, meliputi:
Federal Aviation Administration (FAA)
International Civil Aviation Organization (ICAO)
European Union Aviation Safety Agency (EASA)
Civil Aviation Administration of China (CAAC)
Meski demikian, tidak semua negara menerapkan aturan tersebut. Biasanya, negara yang sudah masuk dalam IATA’s Operational Safety Audit (IOSA) dengan data terbaru 2025.
4. Mengurangi kecemasan penumpang
Tidak hanya berkaitan tentang keselamatan, membuka jendela pesawat saat lepas landas dan mendarat juga dapat mengurangi kecemasan penumpang.
Berdasarkan studi oleh Aviation Psychology Association tahun 2025, membuka tirai jendela dan membiarkan penumpang menikmati cakrawala dan landasan pacu selama lepas landas dan pendaratan dapat:
mengurangi tingkat mabuk perjalanan penumpang
mengurangi rasa takut akan hal yang tidak diketahui
meningkatnya rasa percaya dan kendali situasional
mencegah kepanikan untuk situasi yang tidak terduga
Demikian penjelasan kenapa tirai jendela pesawat harus dibuka saat lepas landas dan mendarat.
(glo/fef)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video cache-lefilm]
Baca lagi: Arahan Kapolda Jabar: Warga Boleh Tindak Tegas Begal, Asal Terukur
Baca lagi: FOTO: Dunia Terbelah El Nino, Chile Banjir di Saat Eropa Terpanggang




2 Responses
Ulasannya mantap dan gampang dipahami poin-poin utamanya. Makasih udah share ya min. Oh ya, buat temen-temen yang mau nyari bahan bacaan tambahan, bisa cek juga link https://moral.senate.go.th/blog/index.php?nonjscomment=1&comment_itemid=306&comment_context=10556&comment_component=blog&comment_area=format_blog&blogpage=301
Sangat suka dengan kesimpulan akhir artikel ini, sangat objektif dan edukatif. Keren admin! Kemarin saya juga menjumpai bahasan sejenis di https://ocj.com/author/ohioagnet/page/154/ yang mengulasnya secara mendetail.